Macam - Macam Termometer Dan Fungsinya Lengkap

Macam - Macam Termometer Dan Fungsinya - Halo pelajar dibawah ini adalah materi fisika tentang macam-macam termometer dalam kehidupan kita sebagai bahan dan referensi belajar untuk mengerjakan tugas disekolah teman-teman. Nah tanpa perlu banyak basa basi lagi langsung simak penjelasannya dibawah ini.
Macam - Macam Termometer

Macam - Macam Termometer

Dilihat dari bahan yang digunakan sebagai alat ukurnya, ada beberapa macam termometer, yaitu
a. termometer zat cair yang menggunakan raksa atau alkohol sebagai alat pengukurnya;
b. termometer logam (pirometer);
c. termometer udara;
d. termometer listrik.

a. Termometer zat cair
Bentuk termometer zat cair biasanya berupa bejana (tabung) yang dilengkapi dengan pipa yang sempit. Pengisi termometer ini biasanya adalah raksa atau alkohol.

Kebaikan raksa sebagai pengisi termometer, yaitu
• pemuaiannya teratur, tidak membasahi tempatnya sehingga tidak mengganggu pemuaiannya,
• mudah dilihat,
• batas ukurnya besar (membeku pada –39oC dan mendidih pada 357oC), dan
• mudah menyerap panas sehingga cepat menunjukkan suhu.

Kelemahan raksa sebagai pengisi termometer, yaitu
• harganya mahal,
• tidak dapat digunakan untuk mengukur suhu yang sangat rendah, dan
• berbahaya karena bersifat racun.

Kebaikan alkohol sebagai pengisi termometer, yaitu
• sangat murah harganya,
• lebih teliti karena cepat memuainya, dan
• dapat digunakan pada suhu yang sangat rendah karena membeku pada –112oC.

Kelemahan alkohol sebagai pengisi termometer, yaitu
• tidak dapat digunakan untuk mengukur suhu yang tinggi karena mendidih pada 78oC,
• tidak berwarna sehingga sulit dilihat, dan
• membasahi tempatnya sehingga pemuaiannya terhalang.

Berikut ini beberapa contoh termometer zat cair.
1) Termometer suhu badan
Termometer suhu badan digunakan untuk mengukur suhu badan manusia. Skala yang digunakan dari 35oC sampai 42oC sebab suhu badan manusia berkisar pada suhu tersebut. Karena daerah ukurnya sempit maka termometer ini sangat teliti

2) Termometer untuk laboratorium
Bentuk termometer untuk laboratorium lebih panjang daripada termometer suhu badan. Biasanya, termometer ini menggunakan raksa atau alkohol yang diberi campuran sehingga mencapai suhu lebih dari 100oC dan suhu kurang dari 0oC. Termometer ini kurang teliti.

b.Termometer logam (pirometer)
Termometer ini banyak yang menggunakan bimetal, yaitu 2 jenis logam yang disatukan, tetapi ada juga yang menggunakan suatu perangkat dari logam. Termometer logam digunakan untuk mengukur suhu yang sangat tinggi, seperti pada tanur peleburan besi.

Pirometer dibuat berdasarkan perubahan warna logam jika dipanaskan. Misalnya, besi yang dipanaskan, mula-mula berwarna merah pijar. Kemudian, hijau menjadi kebiru-biruan. Setiap warna pijar besi menunjukkan suhu tertentu. Perubahan warna ini dipakai sebagai dasar untuk menentukan suhu. Oleh karena itu, termometer ini sangat tidak teliti.

c.Termometer udara
Termometer ini adalah termometer yang pertama kali dibuat manusia. Sekarang, termometer ini tidak digunakan lagi karena sangat tidak teliti. Bentuk termometer ini adalah sebuah tabung bulat dari kaca yang dilengkapi dengan pipa halus berisi udara.

d.Termometer listrik
Termometer listrik bekerja berdasarkan sifat listrik logam. Jika dua macam logam yang berbeda jenisnya dipanaskan maka kedua logam itu bermuatan listrik, tetapi tegangannya berbeda. Misalnya, tembaga dan konstantan yang salah satu ujungnya dihubungkan pada kaki-kaki voltmeter dan ujung-ujung yang lainnya dicelupkan dalam air panas sehingga terjadilah arus listrik melalui voltmeter yang jarumnya menunjuk suatu angka. Dengan mengganti skala voltmeter dengan skala suhu maka suhu air panas dapat dilihat. Contoh penggunaan termometer ini adalah pada panel pengamat suhu mesin mobil.

Nah demikianlah penjelasan singkat mengenai termometer lengkap beserta dengan fungsinya, semoga dapat menambah wawasan teman-teman pembaca semuanya.

Belum ada Komentar untuk "Macam - Macam Termometer Dan Fungsinya Lengkap"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel