Perbedaan Antara Proses Mitosis dan Meiosis Pada Hewan Dalam Bentuk Tabel

belajarmateri.com – Halo para pelajar kali ini admin akan membagikan pembahasan tentang perbedaan antara proses mitosis dan meiosis pada hewan baik dari sisi pengertian dan secara umum. Simak langsung penjelasannya dibawah ini.
Perbedaan Antara Proses Mitosis dan Meiosis Pada Hewan Dalam Bentuk Tabel
Perbedaan Mitosis dan Meiosis Dari Segi Pengertian
Mitosis adalah reproduksi atau pembelahan sel yang menghasilkan dua sel anak, dimana sel membelah melalui tahap-tahap yang teratur, masing-masing mempunyai sifat dan jumlah kromosom yang sama dengan induknya.

Pembelahan mitosis pada makhluk hidup bersel satu, bertujuan untuk memperbanyak diri atau reproduksi, dan pada makhluk hidup multiseluler bertujuan untuk perbanyakan sel dan pertumbuhan. Sedangkan,

Meiosis adalah reproduksi atau pembelahan sel yang menghasilkan empat sel anak, dalam prosesnya terjadi pengurangan(Reduksi) jumlah kromosom. Maka dari itu meiosis dapat juga disebut pembelahan reduksi.

Pembelahan meiosis pada makhluk hidup multiseluler bertujuan untuk membentuk sel kelamin atau gamet dan jugaberfungsi mengurangi jumlah kromosom agar keturunannya mempunyai jumlah kromosom yang sama.

Perbedaan Mitosis dan Meiosis Secara Umum
Jika dilihat secara umum perbedaan antara pembelahan sel secara mitosis dan meiosis adalah sebagai berikut.
Mitosis:
  • Terjadi pada semua sel tubuh (autosom) yang sedang memperbanyak diri.
  • Hanya terdapat satu tahap pembelahan dalam satu siklus pembelahan sel.
  • Tidak terdapat pasangan kromosom homolog, yang berpisah adalah kromatid-kromatid yang bergerak menuju kutub yang berbeda.
  • Tidak terjadi pertukaran segmen kromosom.
  • Sel baru yang dihasilkan sari suatu mitosis akan mempunyai struktur genetik yang sama dengan sel awal.
  • Hasil akhir dari pembelahan satu sel adalah dua sel baru yang sama.
Meiosis:
  • Hanya terjadi pada sel gonad pada saat pembentukan gamet.
  • Terdapat dua tahap pembelahan, yaitu meiosis I dan meiosis II.
  • Terdapat pasangan kromosom homolog pada meiosis I, kemudian setiap anggota pasangan kromosom akan bermigrasi menuju kutub yang berbeda. pada meiosis II baru terjadi pemisahan kromatid seperti pada mitosis.
  • Terjadi pindah silang antara kromosom homolog yang berpasangan.
  • Sel yang dihasilkan melalui proses meiosis akan mempunyai jumlah kromosom separuh dari sel semula.
  • Hasil akhir dari pembelahan satu sel adalah empat sel baru yang mempunyai jumlah kromosom separuh dari sel induk.
Perbedaan Mitosis dan Meiosis Dari Tahap Pembelahan Selnya
Tahap Pembelahan Sel Secara Mitosis
Profase
Pada fase ini, sel induk yang akan membelah memperlihatkan gejala terbentuknya dua sentriol dari sentrosom, yang satu tetap berada di tempatnya, sedangkan yang satu bergerak kearah kutub yang berlawanan. Masing-masing sentriol memancarkan serabut-serabut berupa filamen yang disebut benang gelendong pembelahan yang menghubungkan sentriol satu dengan sentriol lain.

Metafase
Metafase adalah periode selama kromosom di ekuatorial. Membran inti sudah menghilang, kromosom berada di bidang ekuator, dengan sentromernya seolah kromosom berpegang pada benang gelendong pembelahan. Pada fase ini kromosom terlihat paling jelas.

Anafase
Selama anafase, kromatid bergerak kearah kutub-kutub yang berlawanan. Kinetokor yang masih melekat pada benang spindel yang berfungsi untuk penunjuk jalan, sedangkan lengan kromosom mengikuti dari belakang.

Telofase
Pada tahap telofase, kromatid-kromatid berkumpul pada kutub-kutub yang berlawanan. Benang gelendong menghilang, kromatid memanjang kembali membentuk benang-benang kromatin. Membran inti dan nukleolus terbentuk kembali.

Interfase
Interfase sering disebut dengan fase istirahat, tetapi sebutan ini kurang tepat karena pada tahap ini sel mempersiapkan diri untuk pembelahan lagi dengan mengumpulkan materi dan energi. Pada fase ini kromosom tidak terlihat.

Di akhir proses pembelahan secara mitosis menghasilkan dua sel anak yang masing-masing sel anakan memiliki jumlah dan sifat kromosom yang sama dengan sel induknya. Pada pembelahan ini terjadi pembagian inti (kariokinesis) dan pembagian plasma/sitoplasma (sitokinesis).

Tahap Pembelahan Sel Secara Meiosis
Pembelahan sel ini berlangsung melalui dua tahap melalui interfase, dikenal dengan meiosis I dan meiosis II. Meiosis I, tahapannya meliputi :
Profase I
Tahap Profase terbagi lagi menjadi beberapa tahap sebagai berikut :
  • Leptonema yaitu benang-benang kromatin menjadi kromosom.
  • Zigonema yaitu kromosom yang sama bentuknya (Homolog) berdekatan dan bergandengan. Setiap pasang kromosom ini disebut bivalen.
  • Pakinema yaitu setiap bagian kromosom homolog mengganda, tetapi masih dalam satu ikatan sentromer sehingga terbentuk tetrad.
  • Diplonema yaitu sentrosom membentuk dua sentriol yang masing-masing membentuk benang gelendong pembelahan. Satu sentriol tetap, sedangkan sentriol yang lain bergerak kea rah kutub yang berlawanan. Membran inti dan nukleolus hilang. Empat kromatid bivalen tadi disebut tetrad dan terjerat oleh benang gelendong yang dibentuk oleh sentriol-sentriol.
Metafase I
Tetrad berkumpul di bidang ekuator.

Anafase I
Benang gelendong pembelahan dari masing-masing kutub menarik kromosom homolog jadi setiap pasangan kromosom homolog berpisah bergerak ke arah kutub yang berlawanan, sentromer belum membelah. Setiap kutub menerima campuran acak kromosom dari ibu dan bapak.

Telofase I
Kromatid memadat, selubung inti terbentuk, dan nukleous muncul lagi, kemudian sitokinesis berlangsung. Pada manusia terjadi duplikasi 2 kromosom dari jumlah sehingga terbentuk 4 kromatid sehingga terbentuk 23 kromosom yang diduplikasi di setiap kutub. Benang gelendong lenyap, kromatid muncul kembali dan sentriol berperan sebagai sentrosom kembali.

Meiosis II, tahapannya meliputi :
Profase II
Sentrosom membentuk dua sentriol yang letaknya pada kutub yang berlawanan dan dihubungkan oleh benang gelendong. Membran inti dan nukleolus lenyap, kromatin berubah menjadi kromosom yang terjerat oleh benang gelendong.

Metafase II
Kromosom berada di bidang ekuator, kromatid berkelompok dua-dua. Belum terjadi pembelahan sentromer.

Anafase II
Kromatid terkumpul pada kutub pembelahan kemudian berubah menjadi kromatid lagi. Bersamaan dengan itu membran inti dan anak inti terbentuk kembali, dan sekat pemisah semakin jelas sehingga akhirnya terjadilah dua sel anakan.

Pada pembelahan sel meiosis terjadi dua kali pembelahan. Antara meiosis pertama dan meiosis kedua tidak terdapat interfase. Satu sel induk yang diploid (2n) menghasilkan empat sel anakan yang bersifat haploid (n). Meiosis dapat disebut pula pembelahan reduksi yang berarti terjadi pengurangan jumlah kromosomnya.

Subscribe Untuk Mendapatkan Updata Artikel

loading...

0 Response to "Perbedaan Antara Proses Mitosis dan Meiosis Pada Hewan Dalam Bentuk Tabel"

Post a Comment