Pengertian HAM (Hak Asasi Manusia) Menurut Para Ahli dan Secara Umum

belajarmateri.com – Halo para pelajar kali ini admin akan membagikan pembahasan salah satu materi mata pelajaran PKN yaitu HAM (Hak Asasi Manusia). Pembahasan Kali ini akan berfokus pada pengertian HAM menurut beberapa ahli dan juga secara umum. Simak langsung penjelasannya dibawah ini.
Pengertian HAM (Hak Asasi Manusia) Menurut Para Ahli dan Secara Umum
Pengertian HAM (Hak Asasi Manusia) Menurut Beberapa Ahli
Ada berbagai versi definisi mengenai HAM. Setiap definisi menekankan pada segi-segi tertentu dari HAM. Berikut beberapa definisi tersebut :
  • HAM dan kebebasan-kebebasan fundamental adalah hak-hak individual yang berasal dari kebutuhan-kebutuhan serta kapasitas-kapasitas manusia. (David Beetham dan Kevin Boyle)
  • HAM adalah seperangkat hak yang melekat pada hakikat keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan anugerah- Nya yang wajib dihormati, dijunjung tinggi, dan dilindungi oleh negara, hukum, pemerintah, dan setiap orang demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia. (Pasal 1 butir 1 UU No. 39 tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia dan Pasal 1 butir 1 UU No. 26 tahun 2000 tentang Pengadilan Hak Asasi Manusia)
  • HAM adalah hak hukum yang dimiliki setiap orang sebagai manusia. Hakhak tersebut bersifat universal dan dimiliki setiap orang, kaya maupun miskin, laki-laki ataupun perempuan. Hak-hak tersebut mungkin saja dilanggar, tetapi tidak pernah dapat dihapuskan. Hak asasi merupakan hak hukum, ini berarti bahwa hak-hak tersebut merupakan hukum. Hak asasi manusia dilindungi oleh konstitusi dan hukum nasional di banyak negara di dunia. (C. de Rover)
  • HAM adalah ruang kebebasan individu yang dirumuskan secara jelas dalam konstitusi dan dijamin pelaksanaannya oleh pemerintah. (Austin-Ranney)
  • HAM adalah hak yang dimiliki oleh semua umat manusia di segala masa dan di segala tempat karena keutamaan keberadaannya sebagai manusia. (A.J.M. Milne)
  • HAM adalah hak-hak yang dimiliki manusia bukan karena diberikan kepadanya oleh masyarakat. Jadi bukan karena hukum positif yang berlaku, melainkan berdasarkan martabatnya sebagai manusia. Manusia memilikinya karena ia manusia. (Franz Magnis-Suseno)
  • Hak Asasi Manusia (HAM) adalah hak dasar yang melekat pada diri manusia yang sifatnya kodrati dan universal sebagai karunia Tuhan Yang Maha Esa dan berfungsi untuk menjamin kelangsungan hidup, kemerdekaan, perkembangan manusia dan masyarakat, yang tidak boleh diabaikan, dirampas, atau diganggu oleh siapa pun. (Tap MPR Nomor XVII/MPR/1999).
Pengertian HAM (Hak Asasi Manusia) Secara Umum
Hak asasi manusia adalah hak-hak yang dimiliki manusia bukan karena diberikan kepadanya oleh masyarakat, melainkan berdasarkan martabatnya sebagai seorang manusia. Hak asasi ini tidak dapat dihilangkan atau dinyatakan tidak berlaku oleh siapapun, termasuk negara.

Jadi, hak asasi manusia adalah hak-hak dasar atau hak-hak pokok yang dimiliki manusia sejak lahir, yang secara kodrati merupakan anugerah dari Tuhan. Dengan demikian, kedudukannya tidak dapat diganggu gugat. Di Indonesia atau di negara manapun pelaksanaan hak asasi manusia memperoleh pengakuan yang sangat besar. Terbukti dengan telah banyak diberlakukan peraturan-peraturan yang mengatur tentang hak asasi manusia.

Demikianlah beberapa pembahasan singkat mengenai defini/pengertian dari HAM semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan para pembaca semuanya.

Subscribe Untuk Mendapatkan Updata Artikel

loading...

0 Response to "Pengertian HAM (Hak Asasi Manusia) Menurut Para Ahli dan Secara Umum"

Post a Comment