Ciri - Ciri Dan Struktur Teks Cerita Sejarah Beserta Contoh Singkatnya

belajarmateri.com – Salah satu materi yang dipelajari pada mata pelajaran bahasa indonesia saat duduk dikelas 12 adalah teks Cerita Sejarah. Pada kesempatan ini admin akan membahas materi ini secara lengkap beserta dengan contohnya yang mungkin berguna untuk para pelajar sekalian sebagai referensi belajar.
Pengertian Teks Cerita Sejarah (Ciri, Struktur, Kaidah Kebahasaan dan Contoh Teks Cerita Sejarah)

Pengertian Teks Cerita Sejarah

Teks Cerita Sejarah adalah sebuah teks yang didalamnya menjelaskan/menceritakan tentang fakta/kejadian masa lalu yang menjadi asal muasal sesuatu yang memiliki nilai sejarah. Didalam teks cerita sejarah, disampaikan pengisahan suatu deretan pristiwa yang disusun bedasarkan kronologi waktu. Teks Cerita sejarah berkaitan dengan teks narasi.

Ciri – Ciri Teks Cerita Sejarah

Setiap teks pasti memiliki ciri-ciri agar dapat memudahkan para pembacanya mengetahui jenis dari teks tersebut. Adapun beberapa ciri dari teks cerita sejarah adalah sebagai berikut :
  • Disajikan secara kronologis atau urutan peristiwa atau urutan kejadian. 
  • Bentuk teks cerita ulang .
  • Struktur teks orientasi, urutan peristiwa, reorientasi. 
  • Sering menggunakan konjungsi temporal. 
  • Isinya berupa fakta.

Struktur Teks Cerita Sejarah

Struktur merupakan urutan penulisan yang ada dalam sebuah teks. Untuk teks cerita sejarah memiliki struktur teks sebagai berikut :
  • Orientasi/Pendahuluan, merupakan bagian awal yang menjadi pembuka pembahasan yang menjelaskan secara singkat suatu peristiwa atau kejadian yang akan diceritakan.
  • Urutan Peristiwa, merupakan bagian isi pokok teks yang menjelaskan peristiwa atau kejadian secara rinci atau secara kronologis.
  • Reorientasi/Penutup, merupakan bagian akhir teks bisa berupa kesimpulan atau komentar pribadi.

Kaidah Kebahasaan

  • Menggunakan peristiwa yang telah terjadi atau peristiwa masa lalu. Contohnya: peristiwa yang terjadi pada tahun 1945.
  • Mengurutkan peristiwa dengan menggunakan kunjungsi. Contohnya: penggunaan kata seperti: dan, tetapi, setelah itu, kemudian, lalu dsb,
  • Mengungkapkan cara dan waktu dengan menggunakan keterangan dan frasa adverbial. Contohnya : kemarin.
  • Menggunakan kata kerja untuk menyatakan suatu tindakan. Contohnya: tidur, pergi, makan.
Setelah memahami penjelasan singkat diatas simaklah salah satu contoh dari teks cerita sejarah dibawah ini.

Contoh Teks Cerita Sejarah

Wayang Indonesia
Orientasi :
Wayang adalah seni pertunjukkan asli Indonesia yang berkembang pesat khususnya di Pulau Jawa dan Bali. Pertunjukan ini juga populer di beberapa daerah seperti Sumatera dan Semenanjung Malaya juga memiliki beberapa budaya wayang yang terpengaruh oleh kebudayaan Jawa dan Hindu.
UNESCO, lembaga yang membawahi kebudayaan dari PBB, pada 7 November 2003 menetapkan wayang sebagai pertunjukkan bayangan boneka tersohor dari Indonesia, sebuah warisan mahakarya dunia yang tak ternilai dalam seni bertutur (Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity).

Urutan Peristiwa :
Catatan sejarah pertama tentang adanya pertunjukkan wayang mengacu pada sebuah prasasti yang bisa dilacak berasal dari tahun 930, yang mengatakan si Galigi mawayang. Saat itulah sampai sekarang, beberapa fitur teater boneka tradisional tetap ada. Galigi sendiri merupakan seorang penampil yang sering dimintai untuk menggelar pertunjukkan ketika ada acara atau upacara penting. Pada saat itu, ia biasanya membawakan sebuah cerita tentang Bima, seorang ksatria dari kisah Mahabharata. Penampilan yang dibawakan oleh Galigi tercatat dalam kakawin Arjunawiwaha yang dibuat oleh Mpu Kanwa pada tahun 1035 yang mendiskripsikannya sebagai seorang yang cepat, dan hanya berjarak satu wayang dari Jagatkarana. Kata jagatkarana merupakan sebuah ungkapan untuk membandingkan kehidupan nyata kita dengan dunia perwayangan, dimana Jagatkarana yang berarti penggerak dunia atau dalang terbesar hanyalah berjarak satu layar dari kita.

Dalam sejarah asal usul kesenian wayang kulit, wayang kulit sendiri terbagi menjadi beberapa jenis dan satu di antaranya adalah wayang kulit Gagrag Banyumasan. Untuk wayang kulit jenis ini adalah sebuah gaya pedalangan yang juga dikenal dengan nama pakeliranContoh lain dari pembagian jenis wayang kulit lainnya wayang kulit Banjar, yang sesuai namanya berkembang di Banjar, Kalimantan Selatan. Masyarakat kerajaan Banjar awalnya memang telah mengenal seni wayang kulit ini dimulai dari awal abad ke-14. Pernyataan ini menjadi jauh lebih kuat ketika Majapahit akhirnya berhasil menduduki beberapa bagian wilayah Kalimantan dan membawa misi untuk menyebarkan agama Hindu menggunakan taktik untuk mengadakan pertunjukan wayang kulit.

Contoh lain lagi ialah wayang siam yang terkenal di Kelantan, Malaysia. Wayang Siam sendiri merupakan sebuah pertunjukkan wayang one man show, dimana bahasa-bahasa yang digunakan adalah bahasa Melayu. Dari awal, tidak ada bukti yang jelas tentang kemunculan pertama wayang siam, jadi orang-orang berpendapat bahwa kesenian ini berasal dari jawa, mengikut simbol-simbol yang sangat bercorak Jawa.

Reorientasi :
Di masa sekarang ini, ketertarikan anak muda akan kesenian wayang kulit bisa dinilai sangat rendah, mengingat banyaknya permainan berbasis teknologi yang bisa mereka mainkan. Meski begitu, masih banyak juga orang tua yang dengan aktif mengajarkan anaknya untuk mengapresiasi salah satu karya seni tradisional Indonesia ini, dan hal tersebutlah yang dibutuhkan untuk memajukan wayang kulit di masa ini.

Subscribe Untuk Mendapatkan Updata Artikel

loading...

0 Response to "Ciri - Ciri Dan Struktur Teks Cerita Sejarah Beserta Contoh Singkatnya"

Post a Comment