Pengertian Teks Tanggapan Kritis (Ciri, Struktur, Kaidah Kebahasaan, dan Contoh Singkat)

belajarmateri.com – Pada kesempatan ini kita akan membahas salah satu materi mata pelajaran bahasa indonesia yaitu Teks Tanggapan Kritis mulai dari pengertian, ciri, struktur teks, kaidah kebahasaan dan juga contoh singat dari teks tanggapan kritis. Semoga pembahasan kali ini dapat membantu atau menjadi referensi para pembaca dalam mengerjakan tugas atau hanya sekedar untuk menambah pengertahuan.
Pengertian Teks Tanggapan Kritis (Ciri, Struktur, Kaidah Kebahasaan, dan Contoh Singkat)
Pengertian Teks Tanggapan Kritis
Teks Tanggapan Kritis adalah sebuah teks yang berisi kritikan pedas terhadap suatu hal yang mengenai kesalahan atau perbedaan pendapat. Umumnya penggunaan teks ini yaitu pada event atau acara debat di suatu forum, disitu kita dapat untuk menganalisis pendapat orang lain serta memberikan kritikan terhadap pendapat tersebut serta sebaliknya kita juga harus bersiap untuk mendapat kritikan pula dari anggota lain. Kita juga dituntut untuk bisa menganalisis suatu pendapat dan kita juga harus menerima semua bentuk kritikan dari orang tentang pendapat yang kita utarakan.

Ciri-Ciri Teks Tanggapan Kritis
Seperti halnya teks lainnya, teks tanggapan kritis memiliki beberapa ciri yang dapat memudahkan kita membedakan teks ini dengan teks lainnya. Dibawah ini beberapa contoh dari ciri tersebut :
  • Teks ini berisi tanggapan terhadap suatu peristiwa yang disertai dengan fakta dan alasan yang dapat menguatkan tanggapan tersebut.
  • Memiliki 3 struktur meliputi Evaluasi, Deskripsi teks, dan Penegasan ulang.
  • Bahasa yang digunakan menggunakan kalimat kompleks, konjungsi, dan kata rujukan.
Struktur Teks Tanggapan Kritis
Struktur teks merupakan bagian-bagian pembentuk dari sebuah dari teks. Dibawah ini merupakan struktur penulisan dari sebuah teks tanggapan kritis :
  • Evaluasi, merupakan bagian awal dari teks yang berisi pernyataan umum tentang persoalan yang disampaikan penulis.
  • Deskripsi teks, merupakan bagian tengah teks yang berisi informasi tentang alasan yang mendukung pernyataan dan yang menolak pernyataan.
  • Penegasan ulang, merupakan bagian akhir teks tanggapan kritis yang berisi penegasan pendapat terhadap apa yang dilakukan dan diputuskan.
Kaidah Kebahasaan Teks Tanggapan Kritis
  • Menggunakan Kalimat Kompleks, kalimat yang terdiri dari 2 verba dan 2 struktur.
  • Menggunakan Konjungsi, kata yang fungsinya untuk menghubungkan kalimat satu dengan kalimat lainnya.
  • Menggunakan Kalimat rujukan, kalimat yang funsginya untuk menguatkan pendapat dari si-Pemberi pendapat.
  • Pilihan kata, adalah penggunaan kata yang pas untuk digunakan dalam teks tanggapan kritis.
Setelah memahami penjelasan singkat diatas simaklah salah satu contoh dari teks tanggapan kritis dibawah ini :

Contoh Teks Tanggapan Kritis
BOLOS PELAJARAN
Evaluasi :
Bolos pelajaran banyak dilakukan siswa. Bolos pelajaran biasanya dilakukan siswa karena alasan tertentu mungkin mereka bosan dengan cara penyampaian materi dari gurunya atau tidak suka dengan pelajarannya. Siswa biasanya bolos ke tempat-tempat yang nyaman, misalnya: kantin, perpustakaan, lapangan, mushola, aula, atau  tempat lainnya tetapi masih di area sekolah.

Deskripsi Teks :
Bolos pelajaran memiliki dampak positif dan negatif bagi guru maupun siswanya. Dampak positif bagi guru yaitu, guru tidak perlu capek-capek menjelaskan materi kepada murid yang tidak mau mendengarkannya, guru juga tidak perlu menambah volume suaranya karena kelasnya tidak penuh. Sedangkan dampak negatif bagi gurunya yaitu, guru menjadi tidak bisa memberikan atau berbagi ilmunya pada siswa yang membolos, dan bila ada hal yang harus guru selesaikan dengan siswa yang membolos itu guru harus mencari muridnya itu di luar kelas.

Adapun dampak positif bagi siswa yaitu, siswa bisa tidak mengikuti pelajaran yang menurutnya membosankan entah materinya ataupun gurunya. Siswa dapat melatih kreativitas agar tidak ketahuan kemana siswa tersebut membolos, siswa juga bisa menghilangkan rasa jenuh atau bosan yang ia rasakan ketika ia harus mengikuti pelajaran tersebut. Siswa cerdas biasanya membaca buku di perpustakaan sesuai buku yang ia sukai, sehingga siswa bisa mengoptimalkan kemampuannya.
Disamping itu siswa bisa mendapatkan ilmu lain ketika siswa tersebut membolos pelajaran, dan juga memberikan pengalaman untuk dirinya karena pengalaman adalah guru terbaik. Sedangkan dampak negatif dari membolos pelajaran antara lain, siswa tidak mendapatkan materi yang diberikan oleh guru yang sedang mengajar di dalam kelas (ketinggalan pelajaran), siswa juga terkadang harus sembunyi-sembunyi agar tidak ketahuan guru sehingga perasaan bersalah menghantui dirinya. Jika sudah terbiasa membolos pada mata pelajaran yang sama, siswa akan dilaporkan dan dipanggil oleh guru bimbingan konseling (BK) untuk diberi motivasi dan disadarkan kembali.

Bolos pelajaran sangat merugikan siswa, tetapi mengapa siswa tersebut selalu melakukannya ? Alasan pertama siswa tidak suka dengan guru yang terlalu cerewet, walaupun cerewet tersebut untuk kebaikkan siswanya yang menjadi tidak nyaman di kelas. Alasan berikutnya siswa akan sia-sia bila siswa tersebut tetap bertahan di dalam kelas. Sedangkan ia sudah terpaksa mengikuti pelajaran tersebut sehingga ia tidak dapat menerima materi dengan baik. Ada pula pendapat yang mengatakan bahwa bila membolos pelajaran terus menerus dilakukan, maka siswa tersebut selalu ketagihan melakukan bolos pelajaran.

Menurut kami membolos pelajaran tidak terlalu buruk, karena siswa tersebut jujur dan membuat guru itu tidak perlu teriak-teriak meminta agar memperhatikan apa yang guru sampaikan daripada siswa yang tetap didalam kelas tetapi ia tidak memperhatikannya sepenuh hati. Bukan kami mendukung tapi itu semua untuk kebaikan siswanya. Karena masa depan bangsa ada ditangan kami. Dan bila kita dipaksa untuk memahami 11 mata pelajaran dengan baik itu akan menyiksa siswanya dan ia menjadi tak bisa mengembangkan hal atau pelajaran yang ia sukainya.

Penegasan Ulang :
Walaupun bolos pelajaran adalah hal terlarang tetapi ini masih banyak dilakukan siswa agar tidak stress (tertekan). Bila ada guru yang menginginkan agar setiap ia masuk kelas muridnya harus penuh atau lengkap dan tidak ada yang membolos pelajaran maka guru tersebut harus bisa memberikan materi dan mengajarkannya dengan memikat perhatian siswanya. Karena bila siswanya sudah terpikat dengan materi dan cara penyampaiannya maka siswa akan berusaha untuk tidak membolos pelajaran di jam tersebut.

Subscribe Untuk Mendapatkan Updata Artikel

loading...

0 Response to "Pengertian Teks Tanggapan Kritis (Ciri, Struktur, Kaidah Kebahasaan, dan Contoh Singkat)"

Post a Comment