Contoh Teks Berita TV Singkat Bahasa Indonesia

Kamu pasti pernah menonton atau mendengar paparan suatu kejadian, bukan? Kejadian atau peristiwa yang kamu dengarkan tersebut dapat melalui siaran televisi, radio, atau pembacaan teks berita. Sebuah berita akan menjadi lebih bermakna jika kamu sebagai pendengar mampu memahami isi pokok atau inti masalah dalam siaran berita tersebut.
1. Teknik Mendengarkan Siaran Radio/Televisi
Agar proses kegiatan mendengarmu tidak sia-sia, maka kamu perlu memerhatikan beberapa hal. Hal ini bertujuan agar kamu dapat menanggapi siaran berita radio/televisi dengan baik. Hal yang perlu kamu perhatikan adalah sebagai berikut.
a. Konsentrasilah pada siaran yang akan kamu dengarkan.
b. Gunakan indra pendengaranmu dengan penuh saksama.
c. Dengarkan siaran pembacaan berita secara utuh.
d. Setelah itu, buat kata-kata kunci/catatan kecil mengenai isi berita.
e. Tulislah pokok-pokok isi beritanya.

2. Menanggapi Isi dari Siaran Berita
Setelah mendengarkan sebuah siaran berita, dapatkah kamu menanggapi isinya? Isi sebuah siaran berita dapat kamu tanggapi berdasarkan pokok-pokok beritanya. Untuk menemukan pokok-pokok isi berita dapat kamu cari dengan dua langkah, yaitu sebagai berikut.
a. Metode 5W + 1H, yaitu What (apa) beritanya, Where (di mana) berlangsung, When (kapan) terjadinya, Who (siapa) pelakunya, Why (mengapa), dan How (bagaimana).
b. Menemukan pokok-pokok pikiran setiap paragraf/bagiannya. Berdasarkan pokok-pokok berita tersebut, kamu dapat memberikan tanggapan terhadap berita tersebut. Bagaimana cara menanggapi sebuah berita (informasi)? Santun memberikan tanggapan meliputi sebagai berikut.
a. Mendukung pendapat yang diterima dengan alasan yang masuk akal.
b. Dukungan disampaikan secara wajar dan tidak berlebihan.
c. Menunjukkan hal-hal yang baik, unggul, dan bermanfaat.
d. Pendapat yang disampaikan benar-banar baik sesuai topik dan tidak ikut-ikutan.

Contoh Teks Berita
Menjelang Imlek, Warga Membersihkan Vihara
Dua hari lagi tanggal 10 Februari 2008, Tahun Baru Imlek 2559 datang. Ini berarti sudah semakin dekat untuk mempersiapkan penyambutan datangnya tahun tikus dalam penanggalan Cina dengan meriah. Bagi warga etnis Tionghoa di Bogor, Jawa Barat, itu artinya sudah saatnya mereka membersihkan tempat ibadah. Seperti yang mereka lakukan di Vihara Danagun. Puluhan warga bahu-membahu membersihkan ruang, perabotan, dan semua patung dewa dalam vihara tersebut. Patung-patung ini dimandikan secara khusus dalam sebuah ritual tahunan. Tak hanya itu, untuk memeriahkan acara menyambut Tahun Baru Cina, warga Tionghoa memasang pernak-pernik berbau Imlek di jalan-jalan Kota Bogor. Kemeriahan menyambut Imlek juga terasa di Semarang, Jawa Tengah. Walau demikian, warga di kota ini memiliki cara berbeda untuk menyambutnya. Mereka menggelar sebuah pasar kaget di wilayah Pecinan, Semarang yang disebut Pasar Semawis. Saat pasar dibuka, bukan hanya budaya Negeri Tionghoa yang dipertunjukkan. Budaya masyarakat setempat juga turut ditampilkan. Tak lupa tentunya sajian barongsai yang terus menghibur warga yang berkunjung ke Pasar Semawis.


ESQ Ary Ginanjar Masuki Kerajaan Inggris
Konsep Kecerdasan Emosi dan Spiritual (Emotional Spiritual Quotient/ESQ) yang dikembangkan di Eropa mulai di Belanda, kini diperkenalkan di Kerajaan Inggris dengan pendekatan ala Indonesia oleh Ary Ginanjar Agustian. 

Kehadiran Ary Ginanjar di Kerajaan Ratu Elizabeth II itu dalam rangka mengikuti pertemuan para pakar Spiritual Quantient (SQ) dari berbagai negara seperti Amerika Serikat, Australia, Compenhagen Denmark, Belanda, Nepal, India di Oxford selama seminggu sejak 11 Maret 2007. Kepada ANTARA News di London, wiraswastawan ESQ Ledership Center kelahiran Bandung, Jawa Barat, pada 24 Maret 1965 tersebut mengatakan, pertemuan itu diprakasai Danah Zohar dan Ian Marshall penulis buku SQ Spiritual Intelligence dan Spiritual Capital, diadakan The Oxford Academy of Total Intelligence.

Penerima penghargaan Tokoh Perubahan 2005 versi Harian Republika itu mengemukakan, dalam pertemuan itu dibicarakan tentang SQ secara ilmiah meskipun hadir juga para pakar dari berbagai agama di antaranya hadir wakil dari agama Budha,Hindu, Kristen, Katolik, Yahudi sampai pada atheis. Pada kesempatan itu Ary yang selama 10 tahun mendalami agama dengan bimbingan KH. Habib Adnan menulis buku ESQ Rahasia Membangun Kecerdasan Emosional dan Spiritual melalui enam rukun Iman dan lima rukun Islam berbicara pandangannya SQ dilihat dari kacamata Islam.

Penulis SQ Spiritual Intelligence dan Spiritual Capital, Danah Zohar dan Ian Marshall, mengungkapkan bahwa sangat terinspirasi dengan konsep ESQ yang dikembangkan Ary Ginanjar lantaran membawa pesan perdamaian di dunia.

Menurut Danah Zohar, media Inggris selama ini salah dalam mempersepsikan tentang Islam. “Apabila kita bisa membawa ide dengan konsep ESQ ke dunia Barat akan dapat memperbaiki hubungan Islam dan Barat”, ujar Danah Zohar pendiri The Oxford Academy of Total Intelligence, Oxford. Danah Zohar menilai tidak ada lagi ada orang yang akan membenci Islam setelah presentasi pria lulusan Universitas Udayana Bali yang pernah mengajar di Politeknik Universitas Udayana, Jimbaran. Dalam pertemuannya yang diadakan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) London pada Minggu malam, Ary Ginanjar yang penulis buku best seller ESQ-ESQ Power, menyampaikan konsep ESQ kepada masyarakat Indonesia dan para pelajar yang datang dari berbagai kota di Inggris seperti Birmingham, Oxford dan Southampton.

Dalam pemaparannya, Ary Ginanjar menyampaikan materi ESQ dengan mengunakan proyektor dan alunan musik yang sangat menarik dan menyentuh dengan suara yang kadang menggelegar dan sendu memuji kebesaran Sang Pencipta membawa para peserta ke alam bawah sadar.

Subscribe Untuk Mendapatkan Updata Artikel

loading...

0 Response to "Contoh Teks Berita TV Singkat Bahasa Indonesia"

Post a Comment