Materi IPS Kelas IX/9 SMP/MTS Semester 1/2 Lengkap Terbaru

Halo semua kali ini saya akan membagikan rangkuman materi pelajaran IPS bagi para pelajar sekalian. Rangkuman ini terdiri dari 7 bab dari semester 1 hingga 2 untuk SMP dan MTS, semoga rangkuman ini dapat bermanfaat dan mampu menambah wawasan para pembaca semua
Rangkuman Materi IPS Kelas XI/9
Bab 1 Perkembangan Negara di Dunia
Ciri-ciri negara maju
a. Kondisi ekonominya ditandai dengan hal-hal berikut.
  • Pendapatan per kapita yang tinggi.
  • Kegiatan utama pada sektor industri dan jasa.
  • Sumber daya alam dimanfaatkan secara optimal.
  • Produktivitas nasional tinggi.
  • Ketersediaan modal.
b. Kondisi penduduknya ditandai dengan hal-hal berikut.
  • Pertumbuhan penduduk rendah.
  • Tingkat kesejahteraan masyarakat terjamin.
c. Faktor sosial budaya didasari oleh rasionalitas.
d. Teknologi memegang peranan penting dalam kehidupan masyarakat.
Persebaran negara maju di dunia yaitu di Eropa Barat, Amerika Utara, Australia, dan sebagian kecil Asia.
Ciri-ciri negara berkembang.
a. Kemiskinan
b. Kondisi ekonominya ditandai dengan hal-hal berikut.
  • Pendapatan per kapita yang rendah.
  • Adanya kesenjangan pendapatan.
  • Ketergantungan pada sektor primer.
  • Sumber daya alam kurang terolah.
  • Kesempatan kerja kurang memadai.
  • Keterbatasan modal.
  • Ketergantungan pada perdagangan luar negeri.
c. Kondisi penduduknya ditandai dengan hal-hal berikut.
  • Pertumbuhan penduduk yang cepat.
  • Angka ketergantungan yang tinggi.
  • Kepadatan penduduk yang tinggi.
d. Tingkat pengangguran tinggi.
e. Standar kesehatan rendah.
f. Tingkat pendidikan yang rendah.
g. Keterbelakangan teknologi.
h. Kondisi sosial budaya kurang mendukung perubahan dan pembangunan.
Negara berkembang tersebar di Asia, Afrika, dan Amerika Latin.
Perang Dunia II dimulai tanggal 1 September 1939 dan berakhir tanggal 14 Agustus 1945.
Perang Dunia II dipengaruhi oleh kondisi negaranegara di Eropa. Negara-negara tersebut adalah Jerman, Italia, Spanyol, Prancis, Inggris, Rusia, dan Amerika.
Perang Pasifik meletus tanggal 7 Desember 1941, saat Jepang  menyerang pangkalan Angkatan Laut Amerika Serikat di Pearl Harbour.
Perang Dunia II disebabkan oleh hal-hal berikut.
  • Liga Bangsa-Bangsa gagal mewujudkan terciptanya perdamaian dunia.
  • Perlombaan persenjataan antarblok.
  • Perbedaan ideologi pemikiran antarblok yang saling menghancurkan.
  • Sebab khusus yaitu penyerbuan Jerman ke Polandia.
Kronologi Perang Dunia II dibagi menjadi tiga fase.
  • Fase permulaan (1939–1942) poros menang dan Sekutu kalah.
  • Fase the turning point tahun 1942.
  • Fase akhir (1943–1945) saat Jerman harus keluar dari Rusia.
Akibat Perang Dunia II
  • Di bidang politik, USA dan Rusia sebagai pemenang menjadi dua negara adidaya yang berpengaruh.
  • Di bidang ekonomi, USA muncul sebagai negara kreditor bagi negara-negara di dunia, sementara Eropa mengalami krisis yang parah.
  • Di bidang sosial, Perang Dunia II membuat penderitaan umat manusia di dunia yang sangat parah.
Perang Dunia II menyebabkan berdirinya Perserikatan Bangsa-Bangsa atau United Nations Organization (UNO) pada tanggal 24 Oktober 1945 dengan tujuan sebagai berikut.
  • Menjamin perdamaian dunia, hak-hak asasi manusia dan kemajuan sosial ekonomi.
  • Perselisihan harus diselesaikan dengan jalan damai dan tidak boleh ada peperangan.
  • Tidak boleh melanggar kedaulatan negara lain.
  • UNO tidak boleh ikut campur tangan dalam urusan dalam negeri anggotanya.
  • Mengadakan tindakan bersama terhadap negara yang membahayakan perdamaian dunia.
Pengaruh Perang Dunia II juga ikut dirasakan oleh negara-negara Asia Pasifik termasuk Indonesia yang kemudian diduduki oleh Jepang. Jepang menggunakan Indonesia sebagai alat dalam menghadapi Perang Dunia II, hingga muncullah perlawanan-perlawanan rakyat Indonesia terhadap Jepang

Bab 2 Mempertahankan kemerdekaan
Penyebab konflik Indonesia-Belanda.
  • Belanda menganggap Indonesia sebagai boneka Jepang.
  • Belanda tidak mengakui kemerdekaan Indonesia.
  • Inggris hanya mengakui Belanda sebagai pemerintah resmi di Indonesia.
  • Adanya Civil Affairs Agreement antara Belanda dan Inggris.
  • Kesepakatan Konferensi Singapura tanggal 6 Desember 1945 bahwa Inggris akan mengadakan operasi keamanan di Indonesia.
  • Van Mook ingin menempatkan Indonesia dalam naungan Kerajaan Belanda. 
Peran dunia internasional dalam penyelesaian konflik Indonesia-Belanda.
  • Dilaksanakannya Konferensi Asia yang dihadiri 21 negara dan menolak agresi militer Belanda.
  • Dibentuknya Komisi Tiga Negara yang melibatkan Australia, Amerika Serikat, dan Belgia.
Pengaruh konflik Indonesia-Belanda.
  • Menciutnya wilayah Indonesia sebagai akibat Perjanjian Linggajati.
  • Federalisme Van Mook menyebabkan Indonesia menjadi beberapa negara boneka.
  • Terbentuknya Republik Indonesia Serikat.
Diplomasi dalam upaya mempertahankan kemerdekaan.
  • Perundingan Hooge Veluwe tanggal 14–25 April 1946.
  • Perundingan di Dewan Keamanan PBB tanggal 12 Agustus 1947.
  • Konferensi Asia di India tanggal 20–23 Januari 1949.
  • Misi L.N. Palar ke Asia, Afrika, dan Australia.
  • Perundingan Roem-Royen tanggal 7 Mei 1949.
  • Konferensi Meja Bundar tanggal 23 Agustus 1949.
Perjuangan rakyat di berbagai daerah dalam rangka mempertahankan kemerdekaan.
  • Insiden bendera di Surabaya tanggal 10 November 1945.
  • Insiden Kidobutai di Semarang tanggal 12 Desember 1945.
  • Pertempuran Medan Area tanggal 15 Januari 1946.
Penyebab keluarnya Belanda dari Indonesia.
  • Kuatnya persatuan bangsa Indonesia.
  • Berhasilnya misi diplomasi Indonesia.
  • Kecaman dunia internasional terhadap kebrutalan tentara Belanda.
  • Gagalnya proyek federalisme Van Mook.
  • Ketegaran bangsa Indonesia dalam menghadapi Belanda.
  • Proses kembalinya Indonesia ke dalam negara kesatuan :
    Penggabungan negara bagian dimungkinkan oleh Konstitusi RIS pasal 43 dan 44 dan UU Darurat Nomor 11 Tahun 1950.
    Diadakannya Konferensi Segitiga antara RIS, NIT, dan NST tanggal 8 April 1950.
    Perundingan RIS dan RI tanggal 19 Mei 1950.
    Ditandatanganinya UUD Sementara tanggal 15 Agustus 1950.
Peristiwa yang berkaitan dengan pemilu 1955.
  • Tanggal 29 September 1955 untuk memilih anggota DPR.
  • Tanggal 15 Desember 1955 untuk memilih anggota Konstituante.
Alasan dikeluarkannya Dekrit Presiden tanggal 5 Juli 1959.
  • Gagalnya anggota Konstituante untuk menghasilkan undang-undang dasar.
  • Kondisi negara di ambang perpecahan karena anggota Konstituante berasal dari beragam latar belakang etnik dan ideologis.
  • Dukungan untuk kembali ke UUD 1945 semakin kuat.
  • Dukungan militer (Angkatan Darat) kepada Bung Karno untuk segera mengakhiri krisis ketatanegaraan.
Dampak hubungan pusat-daerah dan konflik ideologis.
  • Ketidakpuasan daerah kepada pemerintah pusat semakin meningkat
  • Munculnya pergolakan di berbagai daerah.
  • Keberhasilan TNI dalam menumpas pergolakan di berbagai daerah menyebabkan posisinya dalam konstelasi politik nasional semakin tinggi.
Bab 3 Perubahan Sosial Budaya
Perubahan sosial adalah perubahan yang berkenaan dengan kehidupan masyarakat termasuk perubahan sistem nilai dan norma sosial, sistem pelapisan sosial, proses sosial, pola dan tindakan sosial warga masyarakat, serta lembaga-lembaga kemasyarakatan.
Bentuk-bentuk perubahan sosial budaya, yaitu:
  • perubahan evolusi dan revolusi,
  • perubahan berencana dan tidak berencana, serta
  • perubahan yang berpengaruh kecil dan berpengaruh besar.
Faktor pendorong perubahan sosial budaya:
  • kontak dengan budaya lain,
  • sistem pendidikan formal yang maju,
  • sikap menghargai karya seseorang,
  • sistem terbuka dalam lapisan masyarakat,dan
  • ketidakpuasan masyarakat terhadap bidangbidang kehidupan tertentu.
Faktor penghambat perubahan sosial budaya:
  • kurangnya hubungan dengan masyarakat lain,
  • sikap masyarakat tradisional,
  • perkembangan ilmu pengetahuan yang terlambat,
  • adat dan kebiasaan, serta
  • hambatan yang bersifat ideologis.
Tipe-tipe masyarakat dalam menyikapi perubahan:
  • melakukan penyesuaian terhadap perubahan, yaitu dengan melakukan asimilasi, menerima unsur-unsur baru, dan melakukan akomodasi.
  • mengalami disintegrasi sosial, dalam bentuk pergolakan daerah, demonstrasi, kriminalitas, dan kenakalan remaja.
Proses disintegrasi sebagai akibat perubahan sosial dapat terjadi dalam beberapa bentuk, yaitu:
  • cultural lag
  • mestizo culture, dan
  • anomi
Bab 4 Lembaga keuangan dan perdagangan internasional 
Syarat-syarat uang antara lain nilainya stabil, tahan lama, mudah dibawa dan disimpan, jumlahnya tidak berlebihan, serta terdiri atas berbagai nilai.
Fungsi uang terdiri atas fungsi asli dan turunan.
  • Fungsi asli antara lain alat tukar dan alat satuan hitung.
  • Fungsi turunan antara lain alat penyimpan kekayaan, alat pembayaran yang sah, alat penunjuk harga, dan standar pembayaran masa depan.
Jenis-jenis uang sebagai berikut.
  • Uang kartal merupakan uang yang digunakan sehari-hari, berupa uang kertas dan logam.
  • Uang giral merupakan alat pembayaran sah yang dikeluarkan bank umum. Bentuk uang uang giral di antaranya cek, giro, dan transfer telegrafis.
Valuta asing adalah mata uang asing yang digunakan sebagai alat pembayaran sah di dalam negeri. Untuk melakukan penukaran harus memperhatikan kurs beli, jual, dan tengah.
Perbankan Indonesia berasaskan demokrasi ekonomi dengan prinsip kehati-hatian. Fungsi perbankan Indonesia sebagai penghimpun dan penyalur dana dari masyarakat. Hal ini bertujuan menunjang pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan pemerataan, pertumbuhan ekonomi, dan stabilitas nasional ke arah peningkatan kesejahteraan rakyat.
Tugas Bank Indonesia antara lain:
  • menjaga kestabilan nilai rupiah;
  • menjaga kelancaran lalu lintas pembayaran;
  • pemegang kas pemerintah; serta
  • mengatur dan mengawasi kegiatan bank umum.
Bank umum merupakan bank yang melakukan kegiatan usaha secara konvensional maupun berdasarkan prinsip syariah yang kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran.
Bank perkreditan rakyat (BPR) merupakan bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional atau berdasarkan prinsip syariah, yang dalam kegiatannya tidak memberikan jasa lalu lintas pembayaran. Fungsi utama BPR adalah memberikan bantuan kredit dengan jaminan kepada rakyat di daerah.
Lembaga keuangan lainnya yang bergerak di bidang keuangan dengan menghimpun dana masyarakat antara lain lembaga keuangan bukan bank, koperasi kredit, asuransi, pegadaian, dana pensiun, perusahaan sewa guna, dan pasar modal.
Faktor-faktor pendorong dalam perdagangan internasional, di antaranya perbedaan harga, kondisi geografis, teknologi, dan selera.
Manfaat perdagangan internasional antara lain:
  • memenuhi kebutuhan dalam negeri;
  • memperoleh manfaat dari spesialisasi;
  • memperluas pasar hasil produksi; serta
  • mengimpor teknologi modern.
Hambatan perdagangan internasional di antaranya kebijakan tarif, kuota, larangan ekspor dan impor, kontrol atau pengendalian devisa, serta hambatan nontarif.
Devisa merupakan aset atau kewajiban finansial yang digunakan dalam transaksi internasional. Devisa dapat berupa valuta asing, surat-surat berharga, dan surat-surat wesel luar negeri.
Fungsi devisa antara lain sebagai:
  • perantara dalam transaksi internasional;
  • cadangan kekayaan nasional;
  • sumber dana pembangunan; dan
  • sumber pendapatan pemerintah dalam bentuk pajak devisa.
Perdagangan internasional memiliki keuntungan dan kerugian yang berpengaruh bagi perekonomian Indonesia.
a. Keuntungan perdagangan internasional antara lain:
  • mendapatkan barang-barang yang dibutuhkan konsumen/produsen dalam negeri;
  • menambah cadangan devisa negara; serta
  • perbaikan teknologi produksi.
b. Kerugian perdagangan internasional antara lain:
  • mendorong masuknya produk luar negeri ke dalam negeri; dan
  • keberadaan industri kecil dalam negeri semakin terancam karena kehadiran produk impor.
Bab 5 Hubungan Manusia dengan Bumi
Kehidupan manusia di Bumi dipengaruhi oleh lingkungan alamnya. Mereka memilih hidup di bagian Bumi yang aman dan nyaman. Mereka menetap di berbagai bentuk muka Bumi.
Kenampakan fisik muka Bumi dapat dikenali melalui peta topografi. Pada peta topografi terdapat garis-garis kontur yang dapat digunakan untuk:
  • relief bentuk muka Bumi;
  • perubahan elevasi atau ketinggian;
  • kemiringan lereng, landai, dan curam;
  • bentuk lereng, cembung, dan cekung.
Asia Tenggara merupakan wilayah berbentuk semenanjung dengan pulau-pulau besar dan kecil di sekelilingnya. Kawasan Asia Tenggara dilalui jalur Pegunungan Sirkum Pasifik dan Sirkum Mediterania.
Benua Australia terbagi menjadi lima kawasan bentang alam, yaitu plato barat, dataran rendah tengah, dataran tinggi timur, dataran pantai barat, dan dataran pantai timur.
Benua Asia merupakan benua terbesar di Bumi. Gabungan Benua Eropa dan Asia membentuk Benua Eurasia.
Benua Eropa merupakan gabungan dua semenanjung besar, yaitu daratan utama Eropa dan Skandinavia serta tiga semenanjung kecil, yaitu Iberia, Italia, dan Balkan.
Sungai Nil (terpanjang di dunia) dan Danau Victoria (danau air tawar terbesar kedua di dunia) terdapat di Afrika. Danau dan sungai utama penting bagi sistem transportasi di wilayah pedalaman.
Bentang alam Benua Amerika Utara dibagi lima bagian utama.
  • Perisai Kanada, menempati seperempat wilayah benua dan berada di timur laut benua, termasuk Greenland.
  • Pegunungan Appalachia.
  • Dataran pantai Teluk Atlantik.
  • Dataran rendah bagian dalam.
  • Cordillera Amerika Utara, terdiri jalur Pegunungan Coast Mountains dan Coast Ranger di sebelah barat, serta Pegunungan Rocky di sebelah timur.
Secara topografis, Benua Amerika Selatan dapat dibagi menjadi tiga wilayah utama.
  • Cordillera Amerika Selatan (Pegunungan Andes).
  • Dataran rendah bagian dalam.
  • Perisai benua, terdiri atas Dataran Tinggi Guyana dan Brasilia.
Benua Antartika merupakan benua di Kutub Selatan yang tidak dihuni manusia, tempat terdingin di Bumi, dan hampir seluruh wilayahnya tertutup salju.
Fungsi samudra antara lain untuk pelayaran, perikanan, pembangkit listrik, pertanian laut, dan pariwisata.
Bab 6 Menjaga Keutuhan Negara
Upaya pembebasan Irian Barat.
  • Diplomasi dengan perundingan Uni Indonesia- Belanda tanggal 22 Juni 1954.
  • Membawa masalah Irian Barat ke sidang Dewan Keamanan PBB.
  • Perundingan Finek di Jenewa tanggal 7 Januari 1956.
  • Rencana Bunker pada bulan Maret 1962.
  • Persetujuan New York tanggal 15 Agustus 1962.
Langkah konfrontasi dalam masalah Irian Barat:
  • Pembubaran Uni Indonesia-Belanda tanggal 3 Mei 1956.
  • Nasionalisasi perusahaan Belanda.
  • Pembentukan Provinsi Irian Barat.
  • Dicanangkannya Trikora tanggal 19 Desember 1961.
Konflik dalam negeri disebabkan oleh:
  • hubungan pusat-daerah,
  • persaingan ideologis, dan
  • pergolakan sosial-politik.
Pemberontakan yang terjadi di dalam negeri:
  • pemberontakan PKI Madiun,
  • pemberontakan DI/TII di Jawa Barat, Jawa Tengah, Aceh, dan Sulawesi,
  • pemberontakan APRA,
  • pemberontakan Andi Azis,
  • pemberontakan RMS, dan
  • pemberontakan G 30 S/PKI.
Peristiwa di sekitar pemberontakan G 30 S/PKI sebagai berikut.
  • Aksi sepihak di berbagai daerah sejak tahun 1960.
  • Kebijakan dan pernyataan Bung Karno sangat menguntungkan PKI.
  • Pembunuhan para pimpinan Angkatan Darat pada dini hari tanggal 1 Oktober 1965.
  • Pembebasan dari G 30 S/PKI dilakukan tanggal 1 Oktober 1965 oleh Kol. Sarwo Edi Wibowo.
  • Terjadi dualisme kepemimpinan Angkatan Darat antara Mayjen Pranoto dan Mayjen Soeharto.
  • Penemuan jenazah pimpinan Angkatan Darat tanggal 3 Oktober 1965 di sumur Lubang Buaya.
  • Pemakaman jenazah pimpinan Angkatan Darat tanggal 5 Oktober 1965 ke TMP Kalibata.
  • Penangkapan tokoh PKI seperti Kol Abdul Latief (9 Oktober 1965) dan Kol Untung Sutopo (11 Oktober 1965).
  • Mayjen Soeharto diangkat sebagai menteri/ panglima Angkatan Darat tanggal 14 Oktober 1965.
  • Tanggal 12 Januari 1966 terjadi demonstrasi besar-besaran oleh KAMI dan mengeluarkan Tritura.
  • Tanggal 24 Februari 1966 Bung Karno mengadakan perombakan pemerintahan dengan membentuk ”Kabinet 100 Menteri”.
  • Tanggal 11 Maret 1966 keluar Surat Perintah dari Presiden Soekarno kepada Mayjen Soeharto untuk mengendalikan keadaan.
Bab 7 Perubahan Pemerintahan dan Kerja Sama Internasional
Saat ini gejala perubahan tengah melanda berbagai bidang kehidupan. Gejala keterbukaan, percampuran budaya, dan integrasi ekonomi menjadi ciri era perubahan.
Di Indonesia, gejolak sosial menuntut perubahan (reformasi) menandai berakhirnya pemerintahan Orde Baru. Faktor-faktor penyebab munculnya tuntutan perubahan antara lain dominasi Golkar dalam politik nasional; tidak meratanya hasil-hasil pembangunan; terjadinya krisis moneter; rapuhnya kekuasaan Orde Baru; dan menguatnya gerakan anti kemapanan.
Isi agenda reformasi di antaranya adili Soeharto; amendemen UUD 1945; penghapusan dwifungsi ABRI; otonomi daerah; supremasi hukum; dan pemerintahan yang bersih dari KKN.
Indonesia menganut politik luar negeri bebas aktif. Indonesia menjalin kerja sama baik bilateral, regional, maupun multilateral. Indonesia berperan dalam lembaga-lembaga kerja sama internasional seperti KAA, PBB, dan Gerakan Non-Blok. Sebaliknya, organisasi-organisasi tersebut juga memiliki peran bagi Indonesia.
Globalisasi adalah proses terintegrasinya bangsa-bangsa di dunia dalam sebuah sistem global yang melintasi batas-batas negara. Globalisasi berlangsung di semua bidang, baik politik, sosial budaya, maupun ekonomi.
Globalisasi membawa dampak sosial berupa perubahan perilaku masyarakat yang semakin mengglobal akibat persebaran budaya. Proses itu didukung oleh perkembangan teknologi komunikasi dan informasi.
Globalisasi menuntut setiap negara untuk meningkatkan kerja sama ekonomi dengan negara lain. Bentuk-bentuk kerja sama ekonomi misalnya perdagangan internasional, pembiayaan (investasi), dan melalui lembagalembaga kerja sama ekonomi internasional.
Contoh lembaga internasional di bidang ekonomi adalah WTO, APEC, Bank Dunia, IMF, dan ADB.

Subscribe Untuk Mendapatkan Updata Artikel

loading...

0 Response to "Materi IPS Kelas IX/9 SMP/MTS Semester 1/2 Lengkap Terbaru"

Post a Comment