Pengertian Tekanan Kapiler Dalam Perminyakan

Distribusi fluida vertical dalam reservoir memegang peranan penting didalam perencanaan well completion. Distribution secara vertikal ini mencerminkan distribusi saturasi fluida yang menepati setiap porsi rongga pori. Adanya tekanan kapiler ( Pc ) mempengaruhi distribusi minyak dengan gas didalam rongga pori tidak terdapat batas yang tajam atau berbentuk zona transisi. Oleh tekanan kapiler dapat dikonversi menjadi ketinggian diatas kontak minyak air ( H ), maka saturasi minyak, air dan gas yang menempati level tertentu dalam reservoir dapat ditentukan. Dengan demikian distribusi saturasi fluida ini merupakan salah satu dasar untuk menentukan secara efisien letak kedalaman sumur yang akan dikomplesi.
Di dalam batuan reservoir, gas, minyak dan air biasanya terdapat bersama-sama dalam pori-pori batuan, yang masing-masing fluida tersebut mempunyai tegangan permukaan yang berbeda-beda.
Dalam sistem hidrokarbon di dalam reservoir, terjadi beberapa tegangan permukaan antara fluida, yaitu antara gas dan cairan, antara dua fasa cairan yang tidak bercampur ( immicible ) dan juga antara cairan atau gas dengan padatan. Kombinasi dari semua tegangan permukaan yang aktif akan menentukan tekanan kapiler dan kebasahan dari batuan porous.
Tekanan kapiler ( Pc ) adalah perbedaan tekanan yang ada antara permukaan dua fluida yang tidak bercampur ( cairan-cairan atau gas-cairan ) sebagai akibat dari terjadinya pertemuan permukaan yang memisahkan mereka ( Amyx, J. W. 1960 ). Perbedaan tekanan dua fluida ini adalah perbedaan tekanan antara fluida non wetting fasa ( Pnw ) dengan fluida wetting fasa ( Pw ) atau:


Tekanan kapiler mempunyai dua pengaruh yang penting dalam reservoir minyak atau gas, yaitu:
1. Mengontrol distribusi fluida di dalam reservoir 
2. Merupakan mekanisme pendorong minyak dan gas untuk bergerak atau mengalir melalui pori-pori reservoir sampai mencapai batuan yang impermeable.
Tekanan kapiler di dalam batuan berpori tergantung pada ukuran pori-pori dan macam fluidanya. Secara kuantitatif dapat dinyatakan dalam hubungan sebagai berikut:


Dimana:
Pc =    tekanan kapiler σ  =  tegangan permukaan antara dua fluida
∆ ρ   =   perbedaan densitas dua fluida
g     =   percepatan gravitasi
θ     =   sudut kontak permukaan antara dua fluida 
r     =   jari-jari lengkung pori-pori
h   =   selisih ketinggian permukaan kedua fluida 

Subscribe Untuk Mendapatkan Updata Artikel

loading...

0 Response to "Pengertian Tekanan Kapiler Dalam Perminyakan"

Post a Comment