Pengertian Gas dan Water Coning Dalam Perminyakan

Pengertian  gas dan water coning adalah sering dikacaukan dengan fingering karena kedua-duanya terjadi dari gradien tekanan yang dihasilkan antara tekanan flowing dilubang sumur (Pwf) dengan tekanan mula-mula pada batas gas-minyak (GOC) atau pada batas air-minyak (WOC) selama produksi dari sumur. Fingering terjadi bila gradien tekanan flowing menyebabkan gas atau mengalir sepanjang bidang perlapisan.
Mekanisme Water Coning dan Fingering
 Mekanisme Water Coning dan Fingering
Coning terjadi bila gradien flowing terlalu besar dekat lubang bor menyebabkan gas atau air memotong bidang perlapisan. Coning dari air atau gas pada sumur produksi terjadi bila produksi fluida-fluida tersebut menyebabkan flowing gradient yang tinggi disekitar lubang bor. Gradient tekanan ini mempunyai kecenderungan menurunkan batas gas minyak (GOC) dan menaikkan batas air minyak (WOC) didekat sumur. Gaya gravitasi yang disebabkan perbedaan berat jenis minyak dengan berat jenis air/gas mempunyai kecenderungan untuk mengimbangi flowing gradient tadi, sehingga menyebabkan gas tetap diatas dan air tetap dibawah zone minyak. Jika laju produksi terlalu besar menyebabkan gradien alir yang tinggi disekitar lubang bor mengalahkan gaya gravitasi dilubang bor maka gas/water coning terjadi dan menyebabkan gas/air terproduksi bersama-sama minyak. Suatu kerucut (cone) akan stabil bila :
  • Sumur diproduksikan pada rate yang konstan
  • Gradien tekanan dalam daerah pengurasan konstan
  • Gradien tekanan aliran lebih kecil daripada gaya gravitasi

Beberapa kondisi yang menyokong atau mendukung terjadinya coning adalah :
  • Tekanan sumur (pwf) rendah sehingga menyebabkan pressure drawdown tinggi
  • Sumur atau perforasi yang terlalu dekat dengan WOC
  • Tidak ada permeability barrier terhadap aliran vertikal.

Baik water coning maupun fingering yang sampai terjadi water breakthrough di perforasi akan merugikan secara operasional karena :
  • Produktivitas minyak menurun, efek permeabilitas relatif
  • Lifting cost menjadi lebih tinggi karena fluida di sumur yang lebih berat dan pembuangan air di permukaan yang lebih banyak
  • Recovery efficiency menurun karena water cut mencapai economic limit.

Mekanisme Gas Coning
Mekanisme Gas Coning
Secara umum, terdapat tiga kategori persamaan yang digunakan untuk menyelesaikan problem coning, yaitu :
  • Perhitungan laju alir kritis
  • Prediksi waktu breakthrough
  • Perhitungan performa sumur setelah breakthrough.

Subscribe Untuk Mendapatkan Updata Artikel

loading...

0 Response to "Pengertian Gas dan Water Coning Dalam Perminyakan"

Post a Comment