Pengertian Emulsi dalam Perminyakan

Emulsi adalah campuran atau kombinasi dari dua macam cairan yang dalam keadaan normal tidak dapat bercampur, dimana cairan yang satu berpencar disegala arah dalam cairan lainnya dalam bentuk butiran yang sangat kecil.  Problem emulsi umumnya timbul pada saat air mulai terproduksi bersama minyak.  Air yang tidak dapat bercampur dengan minyak dinamakan air bebas dan dengan mudah dipisahkan dengan cara pengendapan.  Namun segi lain ada emulsi dimana air tidak dapat berpisah, sehingga perlu dilakukan suatu usaha untuk pemecahannya.

Dengan demikian problem emulsi harus dipecahkan dan untuk itu telah dilakukan beberapa cara, seperti: pemanasan, secara arus listrik, pemberian additive kimia ataupun sacara kombinasi agar problematik seperti pengurangan kapasitas laju produksi, kerusakan pada peralatan produksi, dan transportasi dapat dicegah dan diatasi. 

Kondisi-kondisi yang mungkin terjadi dalam emulsi adalah :
a. Adanya dua macam zat cair yang immisible pada kondisi tertentu
b. Adanya suatu koloid yang dapat membantu terjadinya emulsi
c. Adanya agitasi yang mampu menghamburkan salah satu cairan, sehingga terjadi butiran-butiran dalam cairan tersebut.

Emulsi dapat dikatagorikan menjadi beberapa jenis, yaitu:
a. Berdasarkan tingkat kestabilannya : 
- Emulsi stabil, yaitu emulsi yang tidak dapat dipisahkan tanpa menggunakan    emulsifying agent.
- Emulsi tidak stabil, yaitu emulsi yang dengan mudah dapat dipisahkan atau pecah meskipun tanpa menggunakan emulsifying agent.

b. Berdasarkan viscositasnya :
- Emulsi kental, yaitu emulsi dimana jumlah droplet yang dihamburkan dalam   cairan lebih banyak.
- Emulsi encer, yaitu emulsi dimana jumlah droplet yang dihamburkan lebih sedikit.

c. Berdasarkan fasa-fasanya :
- Water in oil emulsion, yaitu emulsi dimana minyak menjadi fasa external, sedangkan air menjadi fasa internal.
- Oil in water emulsion, yaitu emulsi dimana air menjadi fasa external, dan minyak menjadi fasa internal.
Water in oil emulsi dan oil in water emulsi
Water in Oil Emulsion (Kiri ), Oil in Water Emulsion (Kanan)

Fasa external atau fasa continyu adalah fluida atau cairan yang mengelilingi droplet, sedangkan fasa internal atau fasa dispersi adalah fluida atau cairan yang dikelilingi oleh fasa external ( sebagai droplet ),

Beberapa metode yang digunakan dalam pemisahan emulsi yaitu :
a. Metode gaya berat, berdasarkan perbedaan gaya berat jenis minyak dan air.
b. Metode kimia, metode ini menggunakan bahan-bahan kimia yang dimasukkan ke dalam emulsi, bahan-bahan ini disebut dengan demulsifying agent atau demulsifyier.

Subscribe Untuk Mendapatkan Updata Artikel

loading...

0 Response to "Pengertian Emulsi dalam Perminyakan"

Post a Comment