Persamaan Reaksi : Penulisan, Penyetaraan dan Contoh Soal

Materi Kimia Kelas X/10. Persamaan reaksi adalah persamaan yang menggambarkan hubungan zat-zat kimia yang terlibat sebelum dan sesudah reaksi kimia. 

Menulis Persamaan Reaksi

Hal-hal yang digambarkan dalam persamaan reaksi adalah rumus kimia zat-zat pereaksi (reaktan) di sebelah kiri anak panah dan zat-zat hasil reaksi (produk) di sebelah kanan anak panah. Anak panah dibaca yang artinya “membentuk” atau “bereaksi menjadi”. Wujud atau keadaan zat-zat pereaksi dan hasil reaksi ada empat macam, yaitu gas (g), cairan (liquid atau l), zat padat (solid atau s) dan larutan (aqueous atau aq). Bilangan yang mendahului  rumus kimia zat-zat dalam persamaan reaksi disebut koefisien reaksi. Koefisien reaksi diberikan untuk menyetarakan atom-atom sebelum dan sesudah reaksi. Selain untuk menyetarakan persamaan reaksi, koefisien reaksi menyatakan perbandingan paling sederhana dari partikel zat yang terlibat dalam reaksi. Reaksi dikatakan setara jika jumlah atom di kiri sama dengan jumlah atom di kanan tanda anak panah, sehingga sesuai dengan Hukum Kekekalan Massa.

Misalnya, reaksi antara gas hidrogen dengan gas oksigen membentuk air sebagai berikut.
Berdasarkan persamaan reaksi di atas, berarti 2 molekul hidrogen bereaksi dengan 1 molekul oksigen membentuk 2 molekul H2O. Oleh karena itu sebaiknya dihindari koefisien pecahan karena dapat memberi pengertian seolaholah partikel materi (atom atau molekul) dapat dipecah.
Penulisan persamaan reaksi dapat dilakukan dalam dua langkah sebagai berikut.
1. Menuliskan rumus kimia zat-zat pereaksi dan produk, lengkap dengan keterangan tentang wujudnya.
2. Penyetaraan, yaitu memberi koefisien yang sesuai, sehingga jumlah atom ruas kiri sama dengan jumlah atom ruas kanan.

Contoh Soal
Setarakan reaksi berikut:
Langkah 1 : Meletakkan koefisien 2 di depan Al, sehingga jumlah atom Al di ruas kiri menjadi 1 × 2 = 2 buah Al (setara dengan jumlah Al di ruas kanan).

Langkah 2 : Meletakkan koefisien 3 di depan H2SO4 , sehingga di ruas kiri jumlah atom H menjadi 6, atom S menjadi 3, dan jumlah atom O menjadi 12.

Langkah 3 : Jumlah atom S dan O ruas kiri sudah sama dengan ruas kanan, sedangkan atom H ruas kanan belum setara dengan ruas kiri.

Langkah 4 : Meletakkan koefisien 3 di depan H2, sehingga jumlah atom H ruas kanan menjadi 6, setara dengan ruas kiri.
Persamaan reaksi menjadi setara:
Karena Al2(SO4)3 tidak ditambah koefisien, berarti koefisien Al2(SO4)3 = 1.

Penyetaraan Persamaan Reaksi

Banyak reaksi dapat disetarakan dengan jalan mencoba/menebak, akan tetapi sebagai permulaan dapat mengikuti langkah berikut.
1. Pilihlah satu rumus kimia yang paling rumit, tetapkan koefisiennya sama dengan 1
2. Zat-zat yang lain tetapkan koefisien sementara dengan huruf
3. Setarakan dahulu unsur yang terkait langsung dengan zat yang tadi diberi koefisien 1
4. Setarakan unsur lainnya. Biasanya akan membantu jika atom O disetarakan paling akhir


Perhatikan beberapa contoh berikut.

Contoh Soal 1
Tuliskan dan setarakan persamaan reaksi antara gas metana (CH4) dengan gas oksigen membentuk gas karbon dioksida dan uap air.
Jawab :
Menuliskan rumus kimia dan persamaan reaksi:
Penyetaraan:
a. Tetapkan koefisien CH4 = 1, sedangkan koefisien zat-zat lainnya dimisalkan dengan huruf.
b. Setarakan jumlah atom C dan H.
c. Kita masukkan koefisien b dan c sehingga persamaan reaksi menjadi:
d. Kita setarakan jumlah atom O.
e. Persamaan reaksi setara selengkapnya adalah
Untuk selanjutnya koefisien 1 tidak perlu ditulis sehingga persamaan reaksi menjadi:
Contoh Soal 2
Tuliskan dan setarakan persamaan reaksi antara logam aluminium dengan larutan asam klorida membentuk larutan aluminium klorida dan gas hidrogen.
Jawab
Menuliskan rumus kimia dan persamaan reaksi:
Penyetaraan:
a. Kita tetapkan koefisien AlCl3 = 1, sedangkan koefisien zat-zat yang lain dimisalkan dengan huruf.
b. Setarakan jumlah Al dan Cl.
Kita masukkan a dan b pada persamaan reaksi, sehingga persamaan reaksi menjadi:
c. Setarakan jumlah atom H
Kita masukkan koefisien c, sehingga persamaan reaksi menjadi:
Karena koefisien tidak boleh pecahan, untuk membulatkan pecahan, maka semua koefisien dikalikan dua, sehingga persamaan reaksi menjadi:



Contoh Soal 3
Tuliskan dan setarakan persamaan reaksi antara logam tembaga dengan larutan asam nitrat encer membentuk larutan tembaga(II) nitrat, gas nitrogen oksida, dan air.
Jawab
Menuliskan rumus kimia dan persamaan reaksi:
Penyetaraan:
a. Tetapkan koefisien Cu(NO3)2 = 1, sedangkan koefisien zat yang lain dimisalkan dengan huruf.
b. Setarakan atom Cu, N, H, dan O.
Substitusi persamaan (2) dalam (3):
3b = 6 + c + d
3(2d) = 6 + c + d
6d = 6 + c + d
c = 6d – d – 6
c = 5d – 6
Masukkan dalam persamaan (1):
b = 2 + c
b = 2 + 5d – 6
b = 5d – 4
Persamaan (2) = (5):
b = 2d
5d – 4 = 2d
3d = 4
d = 4/3
Substitusikan d = 4/3 dalam persamaan (2):
b = 2d = 2 × ( 4/3) = 8/3
Substitusikan b = 8
3 dalam persamaan (1):
b = 2 + c
c = b – 2 = 8/3 – 2 = 8/3 – 6/3 = 2/3
Kita masukkan koefisen sementara dalam bentuk pecahan pada persamaan reaksi:
Untuk membulatkan, semua koefisien dikalikan tiga sehingga persamaan reaksi menjadi:
Kita cek jumlah atom di ruas kiri dan ruas kanan.
Berarti persamaan reaksi tersebut sudah setara.

Subscribe Untuk Mendapatkan Updata Artikel

loading...

0 Response to "Persamaan Reaksi : Penulisan, Penyetaraan dan Contoh Soal"

Post a Comment