Contoh Teks Wawancara Berita TV Singkat Bahasa Indonesia

Teks Wawancara Dengan Narasumber. Wawancara merupakan salah satu cara yang banyak digunakan untuk memperoleh data dan informasi dengan cara mengajukan pertanyaan langsung pada narasumber. Narasumber dalam hal ini biasanya seseorang yang ahli di bidangnya, pihak-pihak yang berwenang atau terkait dalam hal tertentu. Dalam perspektif ilmu komunikasi, wawancara merupakan bentuk komunikasi interaktif secara langsung.

Berdasarkan tingkat kebebasan dalam mengajukan pertanyaan, wawancara dibedakan menjadi dua, yakni wawancara terstruktur dan wawancara bebas. Wawancara terstruktur adalah wawancara yang mengacu pada pedoman wawancara yang telah disiapkan sebelumnya. Sementara itu, wawancara bebas adalah wawancara yang dilakukan dengan tidak terikat oleh pedoman wawancara atau tidak menggunakan pedoman. 
Terdapat beberapa persiapan yang dilakukan saat akan melakukan wawancara.
a. Tentukan topik atau masalah yang akan ditanyakan.
b. Susun materi wawancara dalam bentuk pertanyaan.
c. Tentukan narasumber yang bersedia memberikan informasi.
d. Lakukan kontak dengan narasumber untuk menentukan waktu dan tempat pelaksanaan wawancara.
e. Mulai wawancara dengan memperkenalkan diri dan menyebutkan tujuan wawancara.
f. Perhatikan prasyarat yang diajukan oleh narasumber.
g. Meminta izin kepada sumber informasi jika akan menggunakan kamera atau alat perekam.
h. Catat informasi secara cermat dan objektif.
i. Meminta konfirmasi atas catatan yang dibuat pada akhir wawancara.
j. Sampaikan ucapan terima kasih atas kesediaan sumber informasi 

Contoh Teks Wawancara Berita
Wawancara Presiden dengan Reporter SCTV

Rosianna : Bapak Presiden, terima kasih sudah meluangkan waktu bersama SCTV di NAD. Bapak Presiden besuk juga akan ke Meulaboh, sebagai hari pertama di tahun 2005. Ada pesan yang ingin Bapak sampaikan dalam kunjungan besuk?

Susilo Bambang Yudhoyono: Assalamualaikum wr. wb. Untuk saudarasaudaraku yang di Aceh, saya berada di Masjid Istiqlal bersama saudara-saudara yang ada di Jakarta, berdzikir dan berdoa untuk mendoakan saudara-saudara yang ada di Aceh dan mendoakan bangsa Indonesia memasuki Tahun Baru ini. Insya Allah, besuk saya akan kembali ke Banda Aceh dan melanjutkan perjalanan ke Meulaboh.

Rosianna : Apa pesan yang ingin Bapak sampaikan mengingat pada hari pertama di tahun 2005 langsung mengunjungi ke Aceh?

Susilo Bambang Yudhoyono: Justru Tahun Baru ini, saya akan kembali berkunjung ke Aceh untuk memastikan bahwa langkah-langkah kita untuk menangani Aceh pascabencana itu berjalan dengan baik. Saya kemarin baru ke Lhokseumawe dan Banda Aceh dan belum sempat melihat Meulaboh, Insya Allah besuk saya akan ke sana. Sekali lagi, untuk memastikan bahwa evakuasi, perawatan saudarasaudara kita yang menjadi korban, pendistribusian bahan makanan, obat-obatan, kemudian juga penanganan pengungsi berjalan dengan baik. Jadi, justru saya gunakan acara Tahun Baru  itu bersama-sama dengan saudara-saudara kita di Aceh merasakan duka mereka. Akan tetapi, kita juga ingin berdoa bersama besuk untuk bersama-sama melangkah ke depan terutama memohon ridha dari Yang Maha Kuasa.

Rosianna : Bapak, salah satu problem yang mengemuka beberapa hari terakhir ini adalah tidak lagi soal pasokan, tapi koordinasi. Pasokan ada, tenaga ada, tanpa koordinasi yang efektif maka itu akan sia-sia. Bagaimana Bapak menangani?

Susilo Bambang Yudhoyono: Ya. Sebenarnya masalahnya kompleks. Karena saya hari kedua dan ketiga di Aceh, dengan minimnya angkutan darat waktu itu, dengan menumpuknya bantuan, termasuk sukarelawan di bandar udara Medan maupun di Banda Aceh maka ada masalah-masalah untuk kelancaran kerja sama distribusi logistik yang ada. Mulai sekarang kita tertibkan dan tadi malam saya sudah memutuskan bahwa Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat akan berada di Banda Aceh untuk mengoordinasikan semua kegiatan. Menteri Sosial akan berada di Meulaboh, melakukan hal yang sama. Gubernur Sumatra Utara berada di Medan memberikan bantuan. Untuk pengerahan TNI/Polri serta aksi-aksi kemanusiaan yang lain, saya menunjuk Kepala Staf TNI Angkatan Darat dibantu oleh pejabat senior dari kepolisian memastikan bahwa langkah-langkah penanganan di lapangan berjalan dengan baik. Harapan saya dengan struktur organisasi ini, dengan pejabatpejabat langsung berada di lapangan dan 24 jam mereka bekerja maka koor-dinasi diharapkan lebih baik. Dengan demikian, semua bisa bekerja dengan baik pula.

Rosianna : Bapak, apa sudah memiliki target jangka pendek dan indikator keberhasilan dalam hal penanggulangan bencana ini, terutama bagi mereka yang selamat?

Susilo Bambang Yudhoyono: Ya. Yang menjadi prioritas kita, meskipun semuanya serba darurat untuk minggu-minggu mendatang ini adalah kita harus menyelamatkan sebanyak mungkin saudara-saudara kita yang bisa kita selamatkan. Yang luka, yang sakit, kita rawat dengan baik. Baik perawatan di rumah sakit yang di belakang atau di depan. Yang penting mereka mendapatkan perawatan dan obat-obatan yang cukup. Kita juga masih harus mencari karena kebesaran Allah SWT. Selalu datang. Ada saja yang kita temukan dalam keadaan selamat. Meski dalam kondisi yang lemah, kita akan terus cari mereka itu. Itu prioritas pertama. Prioritas kedua, karena terus terang keadaan sulit maka kita pastikan mereka akan mendapatkan persediaan makanan, obatobatan, pakaian, tenda dan sebagaimana seterusnya dorong ke depan. Tak kalah penting adalah pengungsi banyak sekali harus kita tata. Kita tempatkan mereka di tempat yang baik sehingga mereka tak terkena wabah penyakit, sambil juga kita akan segera mengelola anakanak yatim piatu, keluarga-keluarga yang tinggal beberapa orang karena ditinggal oleh yang lain.

Rosianna : Bapak, saya berada di salah satu kampung pengungsi. Malam ini kita bersama menikmati pergantian, paling tidak merefleksikan apa yang telah terjadi sepanjang tahun ini dan berdoa semoga ada peristiwa-peristiwa membahagiakan yang terjadi tahun depan. Ada yang ingin Bapak sampaikan untuk masyarakat Aceh?

Susilo Bambang Yudhoyono : Kepada saudara-saudara kita yang ada di Aceh, baik di tempat pengungsian, di tempat penampungan sementara, di rumah sakit, kita semua prihatin, kita semua berduka. Akan tetapi, justru malam hari inilah saatnya kita bertafakur, kita berzikir, kita berdoa dengan harapan semoga Allah SWT. memberikan jalan yang terang ke depan. Semoga kita bisa segera mengatasi keadaan di Aceh, memulihkannya kembali menuju kehidupan yang normal dan lebih baik. Bangsa Indonesia seluruhnya, kami semua sangat menyayangi dan mencintai saudara-saudara kita yang di Aceh. Marilah kita sambut tahun depan dengan doa seraya meminta ridha Tuhan Yang Maha Kuasa. Saudara-saudaraku, Tuhan beserta kita. Assalammualaikum wr. wb.

Rosianna : Waalaikumsalam, Bapak Presiden, terima kasih atas waktu untuk masyarakat Aceh bersama SCTV.

Subscribe Untuk Mendapatkan Updata Artikel

loading...

0 Response to "Contoh Teks Wawancara Berita TV Singkat Bahasa Indonesia"

Post a Comment