Pengertian EOR (Enhanced Oil Recovery) Dalam Perminyakan

Perolehan minyak tahap lanjut (Enhanced Oil Recovery) adalah perolehan minyak yang berasal dari salah satu atau beberapa metode pengurasan yang menggunakan energi luar reservoir. Perolehan minyak yang berasal dari injeksi tak tercampur, injeksi tercampur, injeksi kimiawi dan injeksi thermal merupakan perolehan minyak tahap lanjut, karena reservoir minyak memperoleh bantuan energi dari luar pada semua metode tersebut. Jenis energi luar yang dipakai merupakan salah satu atau gabungan dari energi mekanik, energi kimiawi dan energi thermal.
Pemakaian istilah primer, sekunder dan tersier yang sering dipakai dalam primary recovery, secondary recovery dan tertiary recovery dihindari, karena istilah-istilah tersebut tidak menunjukkan metode yang dipakai. Metode Enhanced Oil Recovery (EOR) dapat digunakan pada awal produksi suatu reservoir atau sebelum produksi secara alamiah yang ekonomis berakhir. Penerapan metode EOR yang dipilih harus dapat dibayar oleh kelebihan perolehan minyak dibandingkan dengan perolehan secara alamiah.

Metode-metode EOR yang ada dapat dikelompokkan ke dalam empat bagian, yaitu :
1. Injeksi Tak Tercampur
Injeksi Air
Injeksi Gas
2. Injeksi Tercampur
Injeksi Gas CO2
Injeksi Gas Tak Reaktif (Inert)
Injeksi Gas Diperkaya
Injeksi Gas Kering Pada Tekanan Tinggi
3. Injeksi Kimiawi
Injeksi Polimer
Injeksi Surfactant
Injeksi Alkaline
4. Injeksi Thermal
Injeksi Air Panas
Injeksi Uap
Pembakaran Di Tempat
5. Injeksi Mikroba (MEOR)

Subscribe Untuk Mendapatkan Updata Artikel

loading...

0 Response to "Pengertian EOR (Enhanced Oil Recovery) Dalam Perminyakan"

Post a Comment