Hydraulic Pump Serta Keuntungan dan Kerugiannya

Hydraulic Pump adalah pompa subsurface dengan prinsip kerja menginjeksikan Power Fluid ke dalam lubang sumur untuk mengangkat fluida sampai ke permukaan. Adapun jenis power fluid yang dikenal adalah :

•Closed Power Fluid (CPF)
Dimana sistem CPF ini baik selama di permukaan maupun di bawah permukaan berada dalam sistem yang tertutup dan tidak terjadi percampuran dengan fluida produksi dari dalam sumur.
•Open Power Fluid (OPF)
Sistem OPF ini bercampur dengan fluida produksi dari dalam sumur dan diproduksikan secara tercampur (comingle) sampai ke permukaan.
CPF dan OPF hydraulic pump
Skematik CPF (Kiri) dan OPF (Kanan)

Hydraulic pump terdiri dari dua jenis diantaranya yaitu :

1.Hydraulic piston pump
Keuntungan Hydraulic piston pump yaitu :
-Digunakan pada kedalaman 7500 – 17000 TVD
-Bisa mengangkat rate sekitar 50 – 4000 BPD
-Digunakan pada temperatur 100 – 500oF
-Cocok digunakan pada sumur yang miring
-Dapat diterapkan di offshore
-Bisa menangani masalah korosi.

Kerugian hydraulic piston pump yaitu :
-Membutuhkan training khusus dalam penggunaannya
-Power fluid yang dihasilkan rendah
-Biaya perawatan alat tinggi.

Skema Hydraulic Piston Pump
Skematik Hydraulic Piston Pump

2.Hydraulic jet pump
Keuntungan Hydraulic jet pump yaitu :
-Digunakan pada kedalaman 5000 - 15000 TVD
-Bisa mengangkat rate sekitar 300 sampai > 15000 BPD
-Digunakan pada temperatur 100 – 500oF
-Cocok digunakan pada sumur yang miring
-Lebih cocok diterapkan di offshore daripada piston
-Menangani masalah korosi lebih bagus dari piston
-Dapat menangani gas dan solid. 

Adapun kerugian hydraulic jet pump yaitu :
-Membutuhkan tekanan suction yang relatif tinggi
-Efisiensi mekanik yang dihasilkan lebih rendah
-Membutuhkan horsepower yang lebih tinggi dari conventional hydraulic pump.
Skematik Hydraulic Jet Pump
Skematik Hydraulic Jet Pump


Subscribe Untuk Mendapatkan Updata Artikel

loading...

0 Response to "Hydraulic Pump Serta Keuntungan dan Kerugiannya"

Post a Comment