Fungsi Separator dan Jenis-Jenisnya

Separator adalah alat yang digunakan untuk memisahkan gas dari cairan yang terproduksi dari sumur. Kerja separator ini memisahkan fluida berdasarkan densitasnya. Hal yang perlu diketahui tentang alat separator ini adalah komponen, jenis dan perencanaan kapasitas dan tekanan separator. Komponen Separator yaitu : 
a.Bagian Pemisah Utama
Berfungsi sebagai pemisah cairan/slug cairan yang masuk ke separator juga butir-butir cairan yang terbawa oleh gas akan dipisahkan secara cepat.

b.Bagian Pemisah Cairan
Berfungsi untuk tempat menampung cairan yang telah terpisahkan. Bagian ini harus cukup besar untuk menampung cairan dan harus sedemikian rupa sehingga fluida yang telah terpisahkan tidak terganggu oleh aliran gas.

c.Bagian Pemisah Kedua
Bagian ini memisahkan butir-butir cairan yang sangat kecil, yang tidak terpisahkan pada bagian pertama. Prinsip kerja bagian ini adalah gravity settling dari aliran gas.

d.Mist Extraction Section
Sisa cairan yang berbentuk kabut dapat dipisahkan secara efektif dari aliran gas dengan menggunakan mist extractor. Pemisahan antara butiran cairan yang berbentuk kabut dengan gas dipengaruhi beberapa hal seperti beda densitas antara gas dengan minyak, kecepatan aliran gas dan waktu yang tersedia. Bila kecepatan aliran gas cukup rendah maka pemisahan butir cairan gas dapat berlangsung dengan baik tanpa memerlukan mist extractor.

Baca Juga : Dietz Shape Factor

Adapun jenis separator dapat dibedakan berdasarkan bentuk dan jumlah fasa yang dihasilkan. Berdasarkan jumlah fasanya separator dibagi menjadi dua yaitu separator dua fasa dan separator tiga fasa. Sedangkan sesuai dengan bentuknya separator dibedakan menjadi tiga macam yaitu separator vertikal, separator horizontal dan separator spherical.

a.Separator Vertikal 
Fluida sumur masuk ke separator melalui disain elemen yang bekerja memisahkan gas dan cairan. Cairan akan turun karena beratnya sedangkan gas akan naik karena ringan dan akan ditangkap oleh mist extractor. Dalam mist extractor ini butir-butir cairan yang masih terbawa gas akan dipisahkan sehingga tertinggal dan akan ke bawah, sedangkan gas terus naik.



Separator Vertikal
Separator Vertikal

b.Separator Horizontal
Separator jenis ini lebih murah dan efisien untuk mengolah volume gas yang besar namun pengontrolan level cairan rumit dan sukar untuk pembersihan pasir. Fluida sumur masuk lewat inlet dan mengenai dished deflector. Di sini gas akan terpisah dari cairan, dan akan turun ke daerah akumulasi cairan, dan gas akan masuk ke straightening section. Devider plates merupakan bagian pemisah antara cairan dan gas. Dari bagian straightening, gas dimurnikan lagi dari butir-butir cairan dan dialirkan ke bagian pemisah kedua, dan akhirnya gas dialirkan ke mist extractor untuk pemurnian terakhir. 
Sketsa Separator Horizontal 3 Fasa
Sketsa Separator Horizontal 3 Fasa


c.Separator Spherical (Bulat)
Separator spherical atau bulat merupakan desain yang memungkinkan proses pemisahan bekerja secara gravity, kecepatan rendah, gaya sentrifugal dan kontak permukaan luas. Aliran fluida yang masuk ke separator akan dipecah lewat inlet flow diverter dan dilempar ke dinding separator secara tangensial. Setelah bergerak dibagian dinding maka cairan akan bergerak turun ke tempat akumulasi dan gas akan naik ke mist exterctor untuk pemisahan lebih lanjut. 
 Sketsa Separator Spherical 3 Fasa
 Sketsa Separator Spherical 3 Fasa


Subscribe Untuk Mendapatkan Updata Artikel

loading...

0 Response to "Fungsi Separator dan Jenis-Jenisnya"

Post a Comment