Electric Submersible Pump (ESP) Serta Keuntungan dan Kerugiannya

Electric Submersible Pump (ESP) adalah pompa sentrifugal yang daya angkatnya (lifting head) mudah diatur. ESP dirancang untuk beroperasi di dalam lubang sumur (tandem) dan berpenggerak motor listrik induksi. ESP mulai intensif digunakan di dunia perminyakan karena mampu mengangkat minyak dengan rate yang besar. Prinsip kerjanya mengangkat fluida dengan energi motor yang ditransfer ke subsurface pump yang semuanya diletakkan di dalam sumur. Adapun ciri – ciri ESP adalah :
- Diameter kecil, sesuai dengan lubang sumur yang terbatas
- Panjang, untuk mengimbangi diameter yang kecil sehingga mampu menghasilkan daya angkat yang mencukupi
- Jumlah stage sangat mudah diatur. Pompa dan motor bisa ditandem untuk menghasilkan daya angkat hidrolika, mengatasi kedalaman sumur dan tekanan pipa alir produksi.

ESP memiliki design komponen di surface dan subsurface, adapun rangkaian komponen ESP di atas permukaan (surface) yaitu :
1. Transformer, merupakan alat untuk mengubah tegangan listrik, bisa untuk menaikkan atau menurunkan tegangan.
2. Switchboard / controller, merupakan panel kontrol kerja di permukaan saat pompa bekerja yang dilengkapi dengan motor controller, overload dan underload protection serta alat pencatat (recording instrument) yang bisa bekerja secara manual ataupun otomatis apabila terjadi penyimpangan. Switchboard ini dapat digunakan untuk tegangan dari 440 volt sampai 4800 volt.
3. Junction box, berfungsi untuk mengeluarkan gas yang naik ke permukaan melalui kabel agar tidak terjadi kebakaran. Junction box biasanya diletakkan 15 ft (minimum) dari kepala sumur dan normalnya berada diantara 2 sampai 3 ft di atas permukaan tanah.
4. Surface cable, berfungsi menyalurkan energi listrik dari switchboard ke subsurface cable untuk menggerakkan motor.

Sedangkan komponen ESP di dalam lubang sumur (subsurface) yaitu :
1. Kabel listrik, sebagai media penghantar arus listrik dari switchboard sampai ke motor di dalam sumur.
2. Pompa sentrifugal, unit pompa merupakan Multistages Centrifugal Pump, yang terdiri dari impeller, diffuser, shaft (tangkai) dan housing (rumah pompa). Di dalam housing pompa terdapat sejumlah stage, dimana tiap stage terdiri dari satu impeller dan satu diffuser. Impeller merupakan bagian yang bergerak, sedangkan diffuser adalah bagian yang diam. Seluruh stage disusun secara vertikal, dimana masing-masing stage dipasang tegak lurus pada poros pompa yang berputar pada housing.
3. Intake, merupakan saluran masuknya fluida dari dasar sumur ke pompa menuju permukaan.
4. Seal / Gas separator, mencegah masuknya gas ke dalam pompa.
5. Protector, mencegah fluida dari formasi masuk ke dalam motor.
6. Motor, Jenis motor ESP adalah motor listrik induksi dua katub tiga fasa yang diisi dengan minyak pelumas khusus yang mempunyai tahanan listrik (dielectric strength) tinggi. Dipasang paling bawah dari rangkaian, dan motor tersebut digerakkan oleh arus listrik yang dikirim melalui kabel dari permukaan. Motor berfungsi untuk menggerakan pompa dengan mengubah tenaga listrik menjadi tenaga mekanik.
7. Sistem sensor, suatu alat yang mencatat tekanan dan temperatur di dalam sumur.
Skematik Komponen ESP
       Skematik Komponen ESP

ESP memiliki keuntungan dibandingkan pompa yang lain yaitu :
1. ESP sesuai dipakai untuk sumur yang memiliki PI yang tinggi (laju produksi = 300 – 60000 bpd)
2. Sistem pengoperasiannya sangat sederhana
3. Cocok dipasang pada sumur-sumur miring
4. Dapat digunakan di offshore
5. Panas yang ditimbulkan oleh motor akan mengatasi masalah paraffin dan viskositas fluida yang tinggi
6. Dapat dipakai untuk sumur-sumur air atau sumur injeksi air pada proyek waterflood
7. Biaya pengangkatan relatif kecil dibandingkan dengan laju produksi yang diperoleh
8. Tersedia dalam berbagai ukuran
9. Dapat digunakan pada sumur yang mengalami kepasiran sampai derajat tertentu dengan menggunakan impeller dan diffuser terbuat dari Ni-Resist
10. Menangani sumur yang mengalami problem korosi dan scale.

Disamping memiliki banyak keuntungan, ESP juga tetap memiliki kerugian yaitu :
1. Tidak cocok untuk multiple completion
2. Hanya bisa menggunakan electric sebagai sumber tenaga
3. Mempercepat terjadinya water coning
4. Untuk kedalaman terbatas (kira-kira 10000ft)
5. Menimbulkan emulsi yang diakibatkan dari perputaran impeller pompa yang tinggi
6. Unit ESP tidak bisa diperbaiki di lapangan
7. Terproduksinya gas dan solids menimbulkan suatu permasalahan.


Subscribe Untuk Mendapatkan Updata Artikel

loading...

0 Response to "Electric Submersible Pump (ESP) Serta Keuntungan dan Kerugiannya"

Post a Comment