Pengertian Reservoir dan Karekteristik Batuan Reservoir

Reservoir adalah bagian kerak bumi yang mengandung minyak dan gas bumi. Cara terdapatnya minyak bumi di bawah permukaan haruslah memenuhi beberapa syarat, yang merupakan unsur–unsur suatu reservoir minyak bumi (petroleum system). Petroleum system terbagi menjadi dua yaitu petroleum system element dan petroleum system process
Petroleum system element : source rock, reservoir rock, dan seal rock. 
-Batuan induk (source rock), yaitu batuan induk dimana material organiknya melimpah dan  mengandung hc.

-Batuan reservoir (reservoir rock), berupa lapisan batuan yang berongga–rongga ataupun berpori–pori  sehingga dapat digunakan sebagai wadah atau tempat yang diisi dan dijenuhi oleh minyak dan gas  bumi.

-Seal rock, yaitu batuan penyekat dimana hc tidak dapat bergerak dengan effektif.

-Lapisan penutup (cap rock), yaitu suatu lapisan yang impermeabel terdapat di atas suatu reservoir  dimana lapisan ini akan menjadi penghalang minyak dan gas bumi yang akan keluar dari reservoir.

-Migration route, yaitu jalur berakumulasinya hidrokarbon dari source rock ke trap.

-Perangkap reservoir (reservoir trap) ini ada tiga jenis antara lain : perangkap statigrafi, perangkap      struktur dan perangkap kombinasi yang dapat menyebabkan minyak terakumulasi.


Baca Juga : Pengertian Well Testing Dalam Perminyakan

Petroleum system process : Generation, Migration, Accumulation, Preservation, dan Timing.
-Generation, yaitu proses source rock yang mengalami pemanasan dan tekanan sehingga material organic berubah menjadi hidrokarbon.
-Accumulation, yaitu proses berkamulasinya volume hidrokarbon setelah migrasi menuju ke perangkap
-Preservation, yaitu sisa hc dan tidak berubah oleh proses biodegradasi atau pun water-washing
-Timing, yaitu perangkap terbentuk sebelum dan selama hidrokarbon bermigrasi.

Subscribe Untuk Mendapatkan Updata Artikel

loading...

0 Response to "Pengertian Reservoir dan Karekteristik Batuan Reservoir"

Post a Comment